
Dua ekor lumba-lumba (Delphinidae), Brahma dan Kumbara sedang beraksi menghibur anak-anak sekolah dasar di Lapangan Penumping, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (23/3) siang. Pertunjukan lumba-lumba itu digelar secara berkeliling dari kota ke kota lain oleh AGA Enterprize, asal Kendal, Jawa Tengah. Konon, mamalia itu ditangkap di perairan Karimunjawa dan memerlukan pelatihan selama dua tahun sebelum dipertunjukkan.

Semua orang tahu, lumba-lumba adalah makhluk cerdas dan inspiratif. Secara hiperbolis, Iwan Fals menyanjung peran lumba-lumba saat cemas mengawasi tenggelamnya kapal Tampomas di perairan Masalembo, puluhan tahun silam. Waktu tsunami meluluhlantakkan Aceh, si lumba-lumba juga memberi sinyal bahkan mengawal para korban yang tersapu ombak hingga ke laut lepas.
Kadang, hidup memang aneh. Banyak manusia yang dianugerahi otak, akal dan rasa justru jarang membuat teladan. Sebagian, seperti para koruptor dan pengemplang utang justru enak-enak bergembira dengan fasilitas dan keberuntungan hidupnya sementara sebagian besar lainnya menderita.

otak para koruptor dan pengemplang utang swasta itu mungkin lebih kecil daripada otak si lumba-lumba mas
Comment by wiwit — September 22, 2006 @ 11:09 am
guW itU pCiNta doLpHin…
PkoK`a doLphin itu The bEst Lahh..
sLAin LucHu,,
maNiez,,
PiNteR,,
AtRAktiVe And…
gaK sMua maMaLia Bisa Jadi maMaLia yAng peRfecT kYA doLphin. . .
AwaL`a gW sMA sKaLi g Sk doLphin,,
pY paS gW Liat bRita kLw doLphiN noLongin oRang yaNg nYAriz “koit” di TengaH Laut,,
wuihhhhhhh…
DOLPHINs ArE mY hErO
IT`s So sWeeT
Comment by wHatY — August 15, 2007 @ 2:34 pm