Menjadi seorang Obama tidaklah mudah. Menyaksikan siaran pesta inaugurasinya lewat saluran HBO Signature dan pelantikan melalui siaran langsung di CNN, yang terbayang adalah rasa takut, cemas. Cemas bila sewaktu-waktu peluru nyasar merobohkan Obama, yang dimuntahkan dari senapan otomatis dari tangan-tangan orang Amerika yang belum siap menerima naiknya seorang Afro-Amerika dalam tampuk kekuasaan. Beruntung, Amerika kini sudah bukan lagi Amerika yang W-A-S-P.

Obama, kini dinanti dunia. Harapan besar ditumpukan kepadanya. Dari penyelesaian Palestina-Israel, penarikan pasukan multinasional di Irak, hingga dialog Amerika dan Barat dengan komunitas Islam internasional. Obama yang tidak rasis (meski pernah jadi korban rasialisme) adalah pembaru tata hubungan global di masa depan.

Harapan besar itu, rupanya masih harus diuji sang waktu. Apakah Obama benar-benar bisa membawa angin perubahan, atau dia sendiri yang bakal jadi korban. Sejujurnya, saya takut Obama tak tuntas memimpin. Bisa jadi ia diserang kelompok-kelompok yang masih yakin kelompok kulit putih adalah ras unggul, atau militan Islam yang tidak puas dengan pola penyelesaian ketimpangan Barat-Timur, Utara-Selatan dalam segala bentuknya.

Kita semua berharap, Obama benar-benar hadir bersama perubahan yang ingin diciptakannya bersama masyarakat internasional. Mari kita sambut dialog baru versi Obama……..


Sampeyan ternyata punya tv kabel tho? Hehe, aku cuman nonton di Metro Tv.
*Lebih pilih Ozawa, daripada Obama
Comment by Dony Alfan — January 21, 2009 @ 10:28 am
sama dony alfan, pilih ozawa saja…
*I’m not sure, he will get a chance to change*
Comment by Andy MSE — January 21, 2009 @ 6:36 pm
Apakah dia yang diramalkan oleh Martin Luther king dulu? mbuh ah…
Comment by tukang nggunem — January 21, 2009 @ 8:15 pm
yg mengecewakan sjml orang adalah pidato obama yg katanya mendukung dg terang2an Israel. sy gak tahu bener gak. cuma kalo bener, harapan dunia akan obama barangkali terlampau besar.
Comment by haris — January 22, 2009 @ 3:21 am
jangan berharap banyak dengan obama
Comment by afie — January 22, 2009 @ 2:18 pm
Saya masih tetap kecewa terhadap pidato obama yg tidak menyinggung masalah israel dan palestina. namun saya juga berharap adanya perubahan setelah pergantian presiden AS tersebut, meskipun harapan itu kecil . . .
Comment by kertasputih — January 24, 2009 @ 5:46 am
keknna siapapun yang mimpin amerika ya tetap amerika…
Comment by mayssari — January 30, 2009 @ 1:15 am
salut untuk obama deh…
Comment by masiqbal — January 30, 2009 @ 9:10 am
aku gak tau obama kayak gimana nanti.
salam kenal aku nafis
kunjungi blogku ya:
http://nafisblog.wordpress.com
Comment by nafis — January 31, 2009 @ 4:33 pm
obama sutoro, kasihan deh kamu semua orang kok mengharap padamu to, kayak presidenya sendiri aja…
oalah….
Comment by suryaden — February 3, 2009 @ 9:08 am
TVku yo eneng kabel’e tur kok raisoh nonton HBO signature ya…
Comment by cah baguzzz — February 4, 2009 @ 12:12 pm