Seni TradisionalFebruary 25, 2006 10:38 am

Wayang ini masuk kategori wayang pinggiran. Ia bukan jenis kesenian produk kerajaan, melainkan lahir dari komunitas kebudayaan di lereng Gunung Merapi, Magelang, Jawa Tengah. Tak jelas benar, apakah jenis ini merupakan produk kebudayaan yang memiliki kaitan dengan ritus pemujaan terhadap penunggu alam Merapi, atau sekadar gubahan seniman masa kini. Yang jelas, mahkota yang terbuat dari bulu-bulu unggas itu, mungkin lebih tepat disebut sebagai efek keterpengaruhan yang disebarluaskan oleh teknologi televisi. Apalagi, belum ada literatur sejarah yang memberi gambaran adanya hubungan komunitas lereng Merapi dengan suku Indian, nun jauh di seberang benua.

Seni Tradisional 10:27 am

Wayang Klithik hampir mirip dengan wayang kulit. Bedanya, boneka untuk Wayang Klithik terbuat dari kayu, sehingga terlihat lebih tebal. Coraknya juga sama. Pola pertunjukan Wayang Klithik juga sama dengan wayang kulit. Perbedaan yang mencolok hanyalah layar terdapat di sisi kanan dan kiri dalang, sementara di depan sang dalang justru tanpa layar. Penyebabnya adalah, boneka Wayang Klithik yang tebal dan tidak tembus cahaya sehingga tak memungkinkan adanya ‘bayangan berbentuk’ yang jatuh pada layar.

Seni TradisionalFebruary 22, 2006 7:41 am

Kesan kumuh biasa dilekatkan pada kehidupan pelaku seni tradisi, termasuk seniman Wayang Orang Sriwedari. Padahal, kotoran bisa jadi ditimbulkan saat renovasi atau pengecatan ruangan berlangsung, seperti yang menimpa meja rias Sutopo Gareng, 55 tahun (kiri) dengan Eko Wahyu, 36 tahun.

Seni TradisionalFebruary 10, 2006 9:04 am

Topeng Endhel, merupakan salah satu kekayaan kultur Jawa Tengah dalam cabang seni tradisi, yang pamornya kini berangsur surut. Sawitri yang mempertunjukkan Topeng Endhel di Taman Budaya Surakarta, akhir Juli 2005 lalu menjadi salah satu seniman yang masih setia mempertahankan keberadaan tari topeng di luar tarian serupa yang dihidupi oleh kerajaan, seperti Kraton Surakarta, Pura Mangkunegaran dan kraton-kraton lain di Pulau Jawa.